PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), emiten pemegang waralaba tunggal KFC di Indonesia, resmi merombak jajaran pimpinan dengan mengangkat mantan Direktur Utama BNI Achmad Baiquni sebagai Direktur I Perseroan periode 2026–2030 menggantikan Dalimin Juwono yang mengundurkan diri setelah lebih dari 50 tahun mengabdi di Grup Gelael.
Poin Kunci & Ringkasan Keputusan RUPSLB FAST:
- Forum Pengesahan: Disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) FAST di Gedung Gelael, Jakarta Selatan pada Rabu, 14 Oktober 2026, dan dipublikasikan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 16 Oktober 2026.
- Dukungan Mutlak Pemegang Saham: Dihadiri oleh pemilik 3,49 miliar lembar saham (87,69% hak suara sah) dan disetujui sebesar 99,99% suara sah.
- Profil Direktur Baru: Achmad Baiquni merupakan bankir kawakan lulusan Universitas Padjadjaran dan Asian Institute of Management (AIM) Manila, yang pernah menjabat Direktur Utama BNI (2015–2020), Direktur Keuangan BRI (2010–2015), serta Komisaris Independen sekaligus Ketua Komite Audit FAST sejak 2021.
- Pergantian Tokoh Senior: Dalimin Juwono resmi menuntaskan masa baktinya setelah mengajukan surat pengunduran diri pada 27 Agustus 2026, menutup pengabdian setengah abad di Grup Gelael dan PT Gelael Supermarket.
- Susunan Direksi: Kepemimpinan utama tetap dinakhodai oleh Ricardo Gelael selaku Direktur Utama didampingi Ferry Noviar Yosaputra sebagai Wakil Direktur Utama bersama sembilan anggota direksi.
- Fokus Finansial: Kehadiran eks bankir BUMN ini diyakini mempercepat pemulihan laba KFC Indonesia setelah perseroan berhasil memangkas rugi bersih ke Rp56,74 miliar pada semester I/2026 dengan raihan omzet Rp2,79 triliun.
JAKARTA — Dinamika kepemimpinan di industri restoran cepat saji nasional mencatatkan babak baru yang strategis. Emiten pengelola jaringan gerai KFC Indonesia, PT Fast Food Indonesia Tbk (kode saham: FAST), secara resmi menunjuk bankir senior sekaligus mantan Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), Achmad Baiquni, sebagai Direktur I Perseroan untuk periode masa jabatan 2026 hingga 2030. Keputusan penting ini diambil untuk menggantikan posisi Dalimin Juwono yang resmi meletakkan jabatannya setelah lebih dari 50 tahun mendedikasikan kariernya bersama konglomerasi Grup Gelael.
Berdasarkan risalah resmi Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan di Gedung Gelael, Tebet, Jakarta Selatan pada Rabu (14/10/2026) dan dilaporkan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (16/10/2026), agenda perombakan jajaran direksi ini mendapat dukungan hampir mutlak. Rapat yang dipimpin jajaran komisaris tersebut dihadiri oleh para pemegang saham yang mewakili 3.490.814.739 lembar saham atau merepresentasikan 87,69% dari total seluruh saham dengan hak suara sah perseroan, dengan hasil voting menyetujui pengangkatan Achmad Baiquni sebesar 99,99% suara sah.
Rekam Jejak & Profil Achmad Baiquni: Dari Puncak BUMN ke Restoran Cepat Saji
Pengangkatan Achmad Baiquni dinilai para analis pasar modal sebagai langkah penguatan tata kelola finansial yang sangat terukur. Baiquni bukanlah sosok asing di lingkungan internal KFC Indonesia. Sebelum dipercaya menduduki kursi Direktur I eksekutif, pria kelahiran 1957 ini telah mengawal pengawasan perseroan sebagai Komisaris Independen sekaligus Ketua Komite Audit FAST sejak tahun 2021.
Dalam jagat perbankan dan pasar keuangan nasional, nama Achmad Baiquni merupakan salah satu figur bankir paling berpengaruh. Mengawali kariernya di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk pada tahun 1984, Baiquni menapaki berbagai posisi manajerial strategis hingga dipercaya menduduki kursi Direksi BNI lintas direktorat:
| Periode Jabatan | Institusi / Perusahaan | Posisi & Portofolio Tanggung Jawab |
|---|---|---|
| Desember 2003 – Juni 2006 | PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk | Direktur Konsumer BNI |
| Juni 2006 – Februari 2008 | PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk | Direktur Korporasi BNI |
| Februari 2008 – Mei 2010 | PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk | Direktur Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah BNI |
| Mei 2010 – Maret 2015 | PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk | Direktur Keuangan BRI |
| Maret 2015 – Februari 2020 | PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk | Direktur Utama BNI |
| 2021 – Oktober 2026 | PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) | Komisaris Independen & Ketua Komite Audit |
| Oktober 2026 – RUPST 2030 | PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) | Direktur I Perseroan (Eksekutif) |
Dari sisi kualifikasi akademis, Achmad Baiquni menuntaskan pendidikan Sarjana Ekonomi (S1) Jurusan Studi Pembangunan di Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung pada tahun 1982. Selanjutnya, ia memperdalam keahlian manajemen korporasi internasional dengan meraih gelar Master of Business Management (MBM) dari institusi bisnis terkemuka di Asia, Asian Institute of Management (AIM), Makati, Filipina pada tahun 1992.
Penghormatan 50 Tahun Dedikasi Dalimin Juwono di Grup Gelael
Pergantian Direktur I ini sekaligus menandai pelepasan purna tugas salah satu tokoh paling senior di tubuh Grup Gelael. Dalimin Juwono secara resmi telah melayangkan surat pengunduran diri pada 27 Agustus 2026.
Kiprah Dalimin Juwono mencatatkan sejarah panjang dedikasi tanpa henti selama lebih dari 50 tahun (setengah abad) mengawal ekspansi bisnis keluarga Gelael sejak era awal perintisan supermarket modern di Indonesia hingga transformasi waralaba KFC menjadi raksasa kuliner cepat saji nasional. Selama masa baktinya, Dalimin juga merangkap jabatan penting sebagai Direktur di PT Gelael Supermarket serta menjabat Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary) FAST.
"RUPSLB perseroan menyetujui permohonan pengunduran diri Bapak Dalimin Juwono dari jabatannya selaku Direktur I perseroan terhitung sejak penutupan rapat, dengan disertai ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas sumbangan tenaga dan pikiran yang telah diberikan kepada perseroan selama memangku jabatan tersebut."
Susunan Lengkap Direksi PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) Periode 2026–2030
Dengan disahkannya hasil keputusan RUPSLB tersebut, masa jabatan Achmad Baiquni akan berlangsung efektif sejak penutupan rapat tanggal 14 Oktober 2026 hingga ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) FAST pada tahun 2030 mendatang.
Kepemimpinan puncak emiten FAST tetap dipegang oleh figur pendiri, Ricardo Gelael sebagai Direktur Utama, didampingi jajaran direksi lintas fungsi yang solid:
| Posisi Jabatan | Nama Pejabat | Masa Jabatan & Keterangan |
|---|---|---|
| Direktur Utama | Ricardo Gelael | Periode 2026 – 2030 (Tokoh Kunci & Pendiri) |
| Wakil Direktur Utama | Ferry Noviar Yosaputra | Periode 2026 – 2030 |
| Direktur I | Achmad Baiquni | Pejabat Baru Periode 2026 – RUPST 2030 (Eks Dirut BNI) |
| Direktur II | Cahyadi Wijaya | Periode 2026 – 2030 |
| Direktur III | Fabian Gelael | Periode 2026 – 2030 |
| Direktur IV | Adhi Indrawan | Periode 2026 – 2030 |
| Direktur V | Wachjudi Martono | Periode 2026 – 2030 |
| Direktur VI | Tony Subagio | Periode 2026 – 2030 |
| Direktur VII | Dio May Avico | Periode 2026 – 2030 |
Selain menetapkan perombakan direksi, pemegang saham dalam agenda kedua RUPSLB juga menyetujui penyesuaian Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan. Perubahan ini menyelaraskan maksud, tujuan, serta kegiatan operasional FAST dengan pedoman Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) terkini guna menopang diversifikasi layanan dan perluasan lini bisnis perseroan di masa depan.
Kinerja Finansial FAST 2026: Laju Pemulihan & Tantangan Efisiensi Gerai
Penunjukan Achmad Baiquni ke posisi eksekutif terjadi pada momen krusial pemulihan performa keuangan PT Fast Food Indonesia Tbk. Sebagaimana tercantum dalam laporan keuangan interim perseroan, FAST membukukan lompatan perbaikan kinerja signifikan sepanjang semester pertama tahun 2026:
Ditopang oleh penjualan konsisten menu inti dan kontribusi pesanan digital.
Menyusut tajam dari rugi bersih Rp348,83 miliar pada semester I/2025.
Sempat mencetak laba bersih operasional positif pada tiga bulan awal tahun.
Meskipun menunjukkan tren perbaikan yang solid, manajemen FAST masih menghadapi sejumlah tantangan makroekonomi, mulai dari volatilitas biaya bahan baku pangan, dinamika daya beli konsumen, hingga penataan kembali portofolio gerai yang kurang produktif. Keahlian Baiquni dalam manajemen risiko perbankan, perbendaharaan (treasury), dan restrukturisasi liabilitas dinilai akan menjadi amunisi berharga bagi FAST dalam mempercepat pembalikan arah menuju laba bersih tahunan yang berkelanjutan.
Baca Juga Informasi Ekonomi & Bisnis Terkait:
- IHSG Anjlok 11,57% Picu Trading Halt BEI Imbas Usulan MSCI 2026 — Bedah mendalam kejatuhan indeks saham dan strategi portofolio defensif investor.
- Netflix Resmi PHK 1.000 Karyawan Imbas Efisiensi Biaya Global — Langkah restrukturisasi korporasi multinasional menghadapi dinamika pasar industri.
- 5 Rekomendasi Powerbank Handphone Terbaik 2026 untuk Profesional — Pilihan gadget esensial untuk mobilitas kerja dan manajemen bisnis harian.
Pantau Terus Perkembangan Saham & Korporasi Indonesia
Dapatkan analisis laporan keuangan emiten, keputusan RUPS, dan strategi investasi pasar modal paling aktual langsung di ujung jari Anda tanpa biaya langganan.
Disclaimer Finansial: Informasi ini disajikan murni untuk tujuan edukasi berita bisnis dan keterbukaan informasi publik pasar modal. DailyFinance.id tidak terafiliasi secara komersial dengan PT Fast Food Indonesia Tbk maupun Grup Gelael. Keputusan transaksi efek saham FAST sepenuhnya merupakan tanggung jawab dan pertimbangan mandiri masing-masing investor.
❓ Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
💬 Siapa Achmad Baiquni dan apa jabatan barunya di KFC Indonesia (FAST)?
Achmad Baiquni adalah bankir senior sekaligus mantan Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dan Direktur Keuangan BRI yang resmi diangkat sebagai Direktur I PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST)—pemegang hak waralaba tunggal KFC di Indonesia—untuk periode masa jabatan 2026–2030. Baiquni sebelumnya telah mengabdi di perseroan sebagai Komisaris Independen sekaligus Ketua Komite Audit sejak tahun 2021.
💬 Siapa pejabat yang digantikan oleh Achmad Baiquni di posisi Direktur I FAST?
Achmad Baiquni menggantikan Dalimin Juwono yang mengajukan surat pengunduran diri pada 27 Agustus 2026. Dalimin Juwono telah berkarier lebih dari 50 tahun di Grup Gelael, di mana selain di FAST ia juga tercatat menjabat sebagai direktur di PT Gelael Supermarket serta sekretaris perusahaan.
💬 Bagaimana hasil dan kuorum keputusan RUPSLB FAST terkait pengangkatan direksi baru?
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) FAST diselenggarakan pada Rabu, 14 Oktober 2026 di Gedung Gelael, Jakarta Selatan. Rapat dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 3.490.814.739 lembar saham atau setara 87,69% dari seluruh saham dengan hak suara sah. Keputusan pengangkatan Achmad Baiquni disahkan secara bulat dengan persetujuan 99,99% suara sah.
💬 Bagaimana susunan lengkap Direksi PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) periode 2026–2030?
Susunan direksi FAST terbaru terdiri dari Ricardo Gelael (Direktur Utama), Ferry Noviar Yosaputra (Wakil Direktur Utama), Achmad Baiquni (Direktur I), Cahyadi Wijaya (Direktur II), Fabian Gelael (Direktur III), Adhi Indrawan (Direktur IV), Wachjudi Martono (Direktur V), Tony Subagio (Direktur VI), dan Dio May Avico (Direktur VII).
💬 Apa signifikansi masuknya figur perbankan senior terhadap pemulihan kinerja keuangan FAST?
Kehadiran bankir berpengalaman seperti Achmad Baiquni dinilai strategis untuk memperkuat arsitektur tata kelola modal, restrukturisasi utang, serta disiplin alokasi belanja modal. Pada semester I/2026, FAST berhasil membukukan perbaikan kinerja dengan memangkas rugi bersih menjadi Rp56,74 miliar (dari rugi Rp348,83 miliar pada semester I/2025) serta meraih pendapatan Rp2,79 triliun, didorong oleh efisiensi operasional dan rasionalisasi jaringan gerai KFC.